Meneliti Penyebab Error Pada Flashtool
Kasus error 4032 pada ketika memprogram ulang smartphone pada flashtool sangat sering terjadi, nah menyambung goresan pena sebelumnya kali ini aku akan sedikit menjelaskan cara untuk meyakinkan penyebab utama error 4032 dan aba-aba error lainya, apakah itu berasal dari software atau hardware.
1. Pertama yakni hal yang paling krusial yakni deteksi eMMC , harap diperhatikan dengan seksama kebijaksanaan yang aku paparkan. Dengan perkiraan bahwa driver untuk chipset mediatek sudah terinstal pertama kali anda harus perhatikan port com di device manager pada saat mencolokan usb data ke smartphone dengan atau tanpa baterai. Saat kabel dicolokkan, pada device manager Normalnya terdeteksi sebagai Mediatek Preloader .....Port atau Mt65xx Preloader bila driver belum terinstal , hal ini tandanya bahwa file preloader.bin di emmc masih ada/tidak corrupt dan juga sekaligus sebagai tanda bahwa eMMC masih dapat terbaca oleh CPU atau CPU masih dapat membaca dan meloading file eMMC. Kemungkinan besar masih dapat diperbaiki dengan kegiatan ulang melalui flashtool. Sedangkan bila terdeteksi sebagai MTK Usb Port tandanya file preloader tidak ada/corrupt dan dapat juga berarti eMMC kosong atau tanda bahwa CPU tidak bisa meloading eMMC juga kebalikannya eMMC tidak dapat dibaca CPU dalam beberapa kasus dapat juga berarti file preloader tidak cocok dengan smartphone. untuk meyakinkanya bila setelah flashing berhasil sukses tapi masih terdetek MTK Usb Port tandanya CPU tidak dapat membaca / meloading eMMC alias CPU nya yang bermasalah, sedangkan bila ketika flashing gagal atau error 4032 tandanya eMMC tidak dapat dibaca CPU alias eMMC nya yang rusak.
2. Untuk yang masih terdeteksi MTK Preloader Port kemungkinan besar hanya terjadi kerusakan pada penggalan systemnya saja, pada ketika flashing anda cukup mencontreng pilihan pada partisi android ,cache dan userdata saja untuk menghindari blank atau getar saja setelah flashing tanggapan beda versi kernelnya. Jika pada ketika memulai flashing keluar error 8038 , tandanya partisi tidak sesuai, anda bisa menyiasatinya dengan menglik pilihan upgrade firmware. Namun bila ketika flashing berhenti di tengah jalan kemudian keluar aba-aba error 3001 ,4001 atau error lainnya anda dapat mencoba ulang mencabut dan colok kembali kabel data, atau dapat juga mencoba memformat eMMC dengan resiko minimal kehilangan data imei bila berhasil atau blank lcd , hanya getar, atau bahkan mati total , kalau ketika mulai flashing keluar error 5069 tandanya eMMC sudah tidak layak lagi dipergunakan dan harus diganti.
3. Untuk yang terdeteksi sebagai MTK Usb port , langkah pertama yakni dengan mengecek status eMMC dengan memakai tab memory test pada flashtool. caranya load scatter dari folder firmware, pilih tab memory tes , tidak perlu contreng pilihan tes yang ada, kemudian klik start. bila SRAM , DRAM , dan EMMC masih tebaca akan keluar ukuran kapasitasnya dengan format hexdecimal (0x000.....) . Jika eMMC tidak terbaca akan keluar error 4032 , kalau prosesnya agak usang kemudian terbaca error 4032 kemungkinan CPU gagal meloading DA atau Download Agent yang diharapkan dalam proses Membaca eMMC. Untuk lebih jelasnya buka folder file log flashtool di sajian help. Pilih file folder tanggal dan jam yang gres terbentuk, buka file BROM_ DLL cari log DA_REPORT pada penggalan emmc_cid dan emmc_size kalau terbaca 0x00000000... permasalahan terjadi pada eMMC yang tidak dapat terbaca oleh CPU hal ini kebanyakan disebabkan oleh putusnya jalur antara CPU dan eMMC. kalau terbaca 0x dan angka random dibelakangnya , kemungkinan besar yakni file preloader pada firmware yang dipakai tidak cocok.
Cukup hingga disini penjelasannya, lebih lanjutnya lagi mengenai eMMC akan diulas pada goresan pena berikutnya.
1. Pertama yakni hal yang paling krusial yakni deteksi eMMC , harap diperhatikan dengan seksama kebijaksanaan yang aku paparkan. Dengan perkiraan bahwa driver untuk chipset mediatek sudah terinstal pertama kali anda harus perhatikan port com di device manager pada saat mencolokan usb data ke smartphone dengan atau tanpa baterai. Saat kabel dicolokkan, pada device manager Normalnya terdeteksi sebagai Mediatek Preloader .....Port atau Mt65xx Preloader bila driver belum terinstal , hal ini tandanya bahwa file preloader.bin di emmc masih ada/tidak corrupt dan juga sekaligus sebagai tanda bahwa eMMC masih dapat terbaca oleh CPU atau CPU masih dapat membaca dan meloading file eMMC. Kemungkinan besar masih dapat diperbaiki dengan kegiatan ulang melalui flashtool. Sedangkan bila terdeteksi sebagai MTK Usb Port tandanya file preloader tidak ada/corrupt dan dapat juga berarti eMMC kosong atau tanda bahwa CPU tidak bisa meloading eMMC juga kebalikannya eMMC tidak dapat dibaca CPU dalam beberapa kasus dapat juga berarti file preloader tidak cocok dengan smartphone. untuk meyakinkanya bila setelah flashing berhasil sukses tapi masih terdetek MTK Usb Port tandanya CPU tidak dapat membaca / meloading eMMC alias CPU nya yang bermasalah, sedangkan bila ketika flashing gagal atau error 4032 tandanya eMMC tidak dapat dibaca CPU alias eMMC nya yang rusak.
2. Untuk yang masih terdeteksi MTK Preloader Port kemungkinan besar hanya terjadi kerusakan pada penggalan systemnya saja, pada ketika flashing anda cukup mencontreng pilihan pada partisi android ,cache dan userdata saja untuk menghindari blank atau getar saja setelah flashing tanggapan beda versi kernelnya. Jika pada ketika memulai flashing keluar error 8038 , tandanya partisi tidak sesuai, anda bisa menyiasatinya dengan menglik pilihan upgrade firmware. Namun bila ketika flashing berhenti di tengah jalan kemudian keluar aba-aba error 3001 ,4001 atau error lainnya anda dapat mencoba ulang mencabut dan colok kembali kabel data, atau dapat juga mencoba memformat eMMC dengan resiko minimal kehilangan data imei bila berhasil atau blank lcd , hanya getar, atau bahkan mati total , kalau ketika mulai flashing keluar error 5069 tandanya eMMC sudah tidak layak lagi dipergunakan dan harus diganti.
3. Untuk yang terdeteksi sebagai MTK Usb port , langkah pertama yakni dengan mengecek status eMMC dengan memakai tab memory test pada flashtool. caranya load scatter dari folder firmware, pilih tab memory tes , tidak perlu contreng pilihan tes yang ada, kemudian klik start. bila SRAM , DRAM , dan EMMC masih tebaca akan keluar ukuran kapasitasnya dengan format hexdecimal (0x000.....) . Jika eMMC tidak terbaca akan keluar error 4032 , kalau prosesnya agak usang kemudian terbaca error 4032 kemungkinan CPU gagal meloading DA atau Download Agent yang diharapkan dalam proses Membaca eMMC. Untuk lebih jelasnya buka folder file log flashtool di sajian help. Pilih file folder tanggal dan jam yang gres terbentuk, buka file BROM_ DLL cari log DA_REPORT pada penggalan emmc_cid dan emmc_size kalau terbaca 0x00000000... permasalahan terjadi pada eMMC yang tidak dapat terbaca oleh CPU hal ini kebanyakan disebabkan oleh putusnya jalur antara CPU dan eMMC. kalau terbaca 0x dan angka random dibelakangnya , kemungkinan besar yakni file preloader pada firmware yang dipakai tidak cocok.
Cukup hingga disini penjelasannya, lebih lanjutnya lagi mengenai eMMC akan diulas pada goresan pena berikutnya.
Komentar
Posting Komentar